Rekreasi di Jawa barat

Kampung Pulo

Wisata Kampung Pulo Garut merupakan perkampungan adat yang ada di Jawa Barat, Sebuah perkampungan yang masih mempertahankan adat-istiadat yang turun temurun dengan peraturan-peraturan yang unik bagi kebanyakan orang di zaman modern sekarang ini, peraturan ini berlaku hingga saat sekarang, di tempat ini terdapat perpaduan adat yang bersifat religi antara islam dan hindu, mungkin itulah yang menjadi salah satu daya tarik wisatawan untuk datang ke tempat ini. Selain itu wisatawan yang datang ke tempat ini juga bisa menikmati indahnya situ dan candi cangkuang sebab letak kampung pulo persis di tengah-tengah situ. Kampung Pulo berada di antara kota Bandung dan garut namun Kampung Pulo termasuk dalam kawaasan Kabupaten Garut.
Dikampung pulo terdapat istilah "pamali", artinya sesuatu yang tidak boleh dilakukan sebab jika dilakukan mereka beranggapan akan ada akibat yang tidak baik bagi perkampungan mereka.

Inilah pamali yang menjadi adat istiadat Kampung Pulo, Pamali masih berlaku hingga sekarang diantaranya yaitu :
  • Teu meunang miara sato ingon nu sukuna opat; Arif Muhammad teu resep kana sato ingon nu beuki dangdaunan artinya tidak diperbolehkan memelihara binatang berkaki empat; Arif Muhammad   (tokoh pemuka adat Kampung Pulo) tidak suka hewan peliharaan herbipora seperti sapi, kambing dll.
  • Teu meunang digawe dina poe rebo, poe ieu teh hususon Arif Muhammad ngajarkeun Islam, sahingga masarakat teu digarawe artinya Tidak diperbolehkan bekerja di hari rabu, sebab rabu adalah hari dimana Arif Muhammad berdakwah mengajarkan Islam sehingga masyarakat kampung pulo tidak bekerja (menuntut ilmu ajaran islam).
  • Teu meunang nabeuh goong atawa gamelan, putrana anu pameget pupus dina kariaan sunatan anu nabeuh gamelan artinya tidak boleh memukul gong atau Gamelan, sebab anak laki-laki Arif Muhammad meninggal pada resepsi hitanan yang memnampilkan gamelan termasuk gong didalamnya.
  • Imah kudu make hateup injuk sarta bentukna prisma artinya atap rumah harus dari injuk dan bentuknya memanjang (Jolopong).
  • Teu meunang aya leuwih ti genep kulawarga (genep suhunan imah jeung hiji masjid), baheula Arif Muhammad gaduh putra istri genep artinya tidak boleh lebih dari enam rumah adat, dulu Arif Muhammad punya istri enam. 
Pamali; sumber : su.wikipedia.org
Alamat Kampung Pulo
Kampung Pulo terletak di dekat perbatasan Garut dan Bandung. Letak tepanya adalah di Desa Cangkuang, Kacamatan Lélés, Garu - Jawaa Barat - Indonesia.

Kampung Pulo garut
Akses jalan meuju ke Kampung Pulo
Transportasi menuju Kampung Pulo dari Bandung menggunakan bus jurusan Cicaheum-Garut berhenti di Kec. Leles, perjalan dilanjutkan menuju Kampung Ciakar Desa Cangkuang yang menjadi tempat danau cangkuang persis di tepinya, rute ini bisa dilalui dengan angkutan delman atau ojeg. dari tepi danau cangkuang (kp. Cicakar) dilanjutkan naik rakit menuju Kampung Pulo yang letaknya di tengah situ cangkuang
. Jalur jalan dari Jakarta ke Kampung Pulo menggunakan bus jurusan Jakarta-Garut, kemudian rutenya sama seperti dari Bandung.

5 Komentar untuk "Kampung Pulo"

Wow..., boleh juga ni kampung pulo.
Semoga kalau ke Bandung nanti bisa mampir.
Salam hangat dari Pekalongan.

Wah kalau pegawai negeri gimana tuh ya, gak bekerja hari Rabu juga ??
Kalau mau Qurban cukup beli lalu disembelih di tempat atau di masjid ya nduk.
Menarik
Salam hangat dari Surabaya

ya atuh tar di coba kang,salam hangat balik buat bloger pekalongan

setau sy dikampung itu gk ada yg jd PNS

nice post :)
Follow juga yah :) http://tpb-pembaharuan.blogspot.com/

Back To Top